gadis kasir di kantin asrama

Saya tinggal di asrama sekolah yang jauh dari sekolah. Sekolah kami memiliki dua kampus, kampus pusat dan kampus cabang namanya. Nah, asrama yang saya huni berada di kampus cabang, kalau naik sepeda ke kampus utama sekitar 15 hingga 20 menit dengan speed normal lho!🙂

Suatu hari, saya berniat beli nasi putih di kantin yang terletak di lantai satu gedung asrama kami. Ketika saya mau bayar nasi yang seharga 6 NT itu (sekitar Rp.1800), si gadis kasir melihat sambil bertanya: “Kamu bukan orang Taiwan ya?”, “Bukan” jawabku. “Lalu orang mana?”,sambungnya. “Saya orang Indonesia”.”Ooo”..dia manggut-manggut seraya mengembalikan 4 koin 1 NT-an kepada saya. Saya balik ke kamar saya di lantai 10 dengan muka senyam-senyum sendiri hehehe..masakan saya seperti orang Taiwan, mudah-mudahan di waktu mendatang ada muslimah Taiwan atau mana saja yang memakai kerudung identitas muslim.

Kemarin, di tempat yang sama dan membeli barang yang sama, si gadis kasir dari kejauhan senyum melihatku. Saya balas senyumannya. Saya ambil sendiri plastik dan nasi putih di meja dekat kasir itu, lalu berniat membayar ke gadis kasir itu. Dia bersuara lagi:  “Eh, dulu kamu bilang berasal dari mana?” ternyata dia lupa saat itu. “Indonesia”, jawabku. “Kok bisa bicara Mandarin? Memang sekarang banyak orang bicara Mandarin di Indonesia ya?Kamu dulu pernah belajar Mandarin berapa lama?”,tanyanya. “Saya dulu lulusan sastra Cina, saat ini banyak orang tertarik Mandarin di Indonesia tapi masih belum banyak, namun lama-kelamaan pasti akan banyak karena sekarang Mandarin sudah menjamur. Mereka tertarik ingin belajar Mandarin karena mungkin hubungan Cina-Indonesia dalam ekonomi semakin maju atau hanya ingin karena tuntutan pekerjaan”. Pertanyaan berikutnya yang tak diduga-duga adalah: “Indonesia negaranya bagaimana?apakah miskin?apa bedanya dengan Taiwan? Saya belum pernah ke Indonesia. Setahu saya Indonesia adalah negara kepulauan”. Saya merasa perlu bercerita panjang lebar tentang negara saya, untuk sementara hanya mencoba menjawab pertanyaan dia seperti ini: “Indonesia negara besar, penduduknya 10 kali lebih banyak dari penduduk Taiwan, terdiri dari lebih 13 ribu pulau dengan area yang jauh lebih besar dari Taiwan. Tidak semua orang di Indonesia miskin.” Entah pertanyaan nya yang tentang miskin itu dilihat dari pendapatan perkapita penduduk atau sumber daya alamnya. Saya lupa menyelipkan bahwa Indonesia adalah negara yang kaya sumber daya alam, hanya saja penduduknya sebagian masih dalam hidup miskin karena kesenjangan sosial di negara saya sangat mencolok tidak seperti negeri Taiwan ini. Setelah mendengar jawaban singkat saya itu, si gadis tampak kaget dan tak mengira Indonesia memiliki penduduk serta wilayah yang besar.

Sepertinya dia ingin mengobrol banyak denganku tapi ada cowok yang ingin bayar makanannya, aku pun pamit berkata semoga bisa bincang-bincang lagi di waktu lain. We’ll see next time.🙂

Explore posts in the same categories: hari-hariku, Orang Taiwan

3 Komentar pada “gadis kasir di kantin asrama”


  1. indonesia tanah air beta …
    kok g terkenal yach ???

  2. almuhandis Says:

    😥 semoga keberadaan teman2 disana buat indonesia terkenal…

  3. rexi Says:

    indonesia- indonesia malahng benar nasibmu sabar itulah tanda sayang allah kepadamu


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: