Hujan Deras di Taipei

Baru saja saya menonton TV sambil menyantap nasi putih plus kering tempe teri. Taipei semalam hujan deras, bahkan hingga detik ini, hujan masih mengguyur ‘ibukota’ Taiwan. Padahal, dua hari sebelumnya panas terik dan pengap cuacanya. Namun, Alhamdulillah dua hari ini suhu menurun dengan turunnya hujan. Di berita yang saya tonton tadi, beberapa tempat di Taipei ternyata tergenang air, genangan tertinggi yang saya lihat sekitar selutut orang dewasa, termasuk tinggi jika melihat kondisi kebersihan kota ini bila dibandingkan Jakarta. Masyarakat mengeluh selama hujan deras, mereka hampir tidak pernah mengalami banjir seperti ini. Topik lainnya, pagi tadi seorang artis Taiwan bernama Lin Xiaopei menabrak mati seorang perawat ketika ia mengendarai mobilnya. Dalam kondisi cuaca yang sangat buruk, ia ‘berani’ mengemudi dengan keadaan mabuk. Setelah melalui pemeriksaan, persentase alkoholnya membuktikan dia mabuk berat ketika mengendarai mobil, dan kecelakaan subuh itupun tidak dapat dihindarinya. Ia ditangkap. Perawat tersebut luka parah ketika ditabrak dan akhirnya nyawanya tidak tertolong lagi. “Dui buqi”, kata Lin Xiaopei ketika diusung polisi untuk ditindaklanjuti perkaranya.

Saya teringat kadang orang sini bertanya ke saya mengapa saya tidak boleh minum arak/bir, dan mereka menanyakan kembali kenapa orang Islam melarang minuman haram itu. “Kasihan sekali kamu tidak bisa minum”, kata mereka. Saya tersenyum🙂

Explore posts in the same categories: ceritaku, Orang Taiwan

%d blogger menyukai ini: