Distractions during shalat

Ditulis 23 Mei 2007 oleh jeterna
Kategori: film, Uncategorized

Salam

Orang dalam video ini bercerita tentang hal-hal apa saja yang dapat mengganggu konsentrasi ketika shalat.

Dikemas dalam penyampaian yang lucu dan menggelitik. Saya sampai terpingkal-pingkal pas nonton hehehe..

Selamat menonton!

Iklan

Alamat mesjid-mesjid di Taiwan

Ditulis 23 April 2007 oleh jeterna
Kategori: ibadah, info taiwan, jalan-jalan

Di bawah ini adalah daftar alamat sejumlah mesjid yang terdapat di Pulau Formosa atau Taiwan, berikut dengan informasi kegiatan rutin yang diadakan oleh komunitas muslim Indonesia di negeri ini.

 

1. Taipei Grand Mosque

Chinese Moslem Association (CMA)

No.62 Xin Sheng South Rd.

Sec. 2, Taipei 106, R.O.C. Taiwan

會址: 106台北市新生南路262

Tel.(02) 2392-7364 atau (02) 2321-9445

Fax. (02)-2394-8390 atau (02) 2393-5283

2. Cultural Mosque, Mesjid Kecil Taipei

Majelis Taklim Yasin Taipei (MTYT)

Pengajian setiap minggu ke-dua

No.3, Lane 25, Sec 1 Hsin-hai Rd.,Taipei- Taiwan (MRT Taipower Building exit.1)
會址: 台北市辛亥路1253 (近台電大樓捷運站1號出口)

TEL:(02)23675421                Yoko : 0936-621072
FAX:(02)23652094

3. Mesjid Longgang, Chungli, Taiwan

Forum Silaturahmi Muslim Indonesia Taiwan (Chungli)–FOSMIT

Pengajian setiap minggu pertama (ke-1)

會址:320中壢市龍東路216

No.216, Lungdung Rd., Chungli City, Taoyuan, Taiwan 320
TEL:(03)4561234
           Anto : 0919-021-948

4. Mesjid Taichung, Taiwan

Ikatan Muslim Indonesia Taiwan (Taichung) –IMIT

Pengajian setiap minggu ke-tiga

No.457, Da-Duen S. Rd., 408, Taichung
TEL:(04) 2473-2519
FAX:(04)2471-3383

會址:408台中市大墩南路 457

Harri: 0916-556447

5. Mesjid Tainan

Forum Kerukunan Keluarga Besar Warga Indonesia Taiwan (Tainan)—FKKBWIT

No 12, Alley34, Lane 34, Sec 3, Chung-Hwa E. Rd., Tainan
TEL:(06) 2881429 FAX:(06) 2673971

會址:中華東路3773412

Losi: 0917-464587

6. Mesjid Kaohsiong, Taiwan

Ikatan Warga Muslim Indonesia Taiwan (Kaohsiong)–IWAMIT

No.11, Jianjiun Rd., Kaohsiung, Taiwan 802
會址: 802高雄市建軍路11

TEL:(07)7496812
FAX:(07)7494710

Arie:0916-488-881

 

Pada Muktamar Formmit I

Ditulis 13 April 2007 oleh jeterna
Kategori: kegiatan, Uncategorized

img_4413.jpgMaret tanggal 25 lalu, Formmit mengadakan muktamar pertama-nya di Mesjid Taizhong. Acara ini bisa dibilang memakan waktu sehari penuh, dari pagi hingga malam. Alhamdulillah. Semua peserta masih tetap semangat hingga akhir acara, walaupun di tengah-tengah ada peserta yang pamit lebih awal, namun akhirnya kami mendapatkan hasil yang cukup final.

Di lain cerita, kali itu merupakan kali pertama ku ke Mesjid Taizhong. For me, that day was exciting, from beginning till the end. Whole day full of listening, thinking, laughing, talking, discussing, taking picture, eating (:p), walking, and running.

Ini foto selesai acara, peserta muktamar Taipei yang sedang menunggu bus pulang ke Taipei..

Kunjungi pula, website formmit kami ! 🙂

Salam

“Nin shi laoshi ma?”

Ditulis 13 April 2007 oleh jeterna
Kategori: bahasa, bahasa mandarin

Pelajaran berikutnya adalah tentang “apakah Anda guru?”.

B: Nin hao. Qing wen, nin shi laoshi ma?(halo.‘numpang tanya‘, apakah Anda guru?)

A: Shi. Wo shi laoshi. Ni ne?(=Iya. Saya adalah guru. ‘kalau‘ kamu?)

B: Wo shi xuesheng. (=Saya adalah pelajar.)

———————————

C: Qing wen, ni shi Ali ma?(=numpang tanya/permisi, apakah kamu Ali?)

D: Bu shi. Wo shi Amir.(=Bukan. Saya adalah Amir.)

C: Dui bu qi. (=maaf)

D: Mei guanxi. (=tidak apa-apa)

————————————-

A: Ni jiao shenme mingzi? (=Nama kamu siapa?)

B: Wo jiao Erna. Ni ne? (=Saya bernama Erna, ‘kalau’ kamu?)

A: Wo jiao Erni. (=Saya bernama Erni.).

B: Hen gaoxing renshi ni. (=Senang sekali mengenal kamu/nice to meet you.)

A: Wo ye hen gaoxing renshi ni. (=Saya juga sangat senang mengenal kamu.)

B: Zaijian. (=Sampai jumpa)

A: Zaijian. (=Sampai jumpa)

Ni hao or Ni hao ma?

Ditulis 9 Maret 2007 oleh jeterna
Kategori: bahasa mandarin

Halo

Ni hao! ini adalah sapaan seperti “halo” atau “hi” dalam bahasa Mandarin. Sedangkan “ni hao ma?” adalah pertanyaan yang menanyakan kabar seperti “apa kabar?” yang memerlukan jawaban. Contoh:

A: Ni hao.

B: Ni hao.

A: Ni hao ma?

B: Wo hen hao. Xie xie. (Saya baik, terima kasih).

Itu saja beda antara ni hao & ni hao ma?

*kosakata

1. ni = kamu

2. hao = baik

3. w0 = saya

4. ma = partikel tanya ‘apakah’

5. hen = ‘sangat’, menerangkan kata sifat.

6. xiexie = terima kasih

Kursus Mandarin di Taibei

Ditulis 28 Februari 2007 oleh jeterna
Kategori: bahasa mandarin

Sedikit informasi untuk teman-teman yang ingin belajar Mandarin di Taiwan, khususnya di kota Taibei. Berikut adalah beberapa link website language center yang cukup ternama di Taiwan.

1. Mandarin Training Center of National Taiwan Normal University (nama mandarin sekolah ini y.i Shida)

Sekolah bahasa ini jumlah mahasiswa asingnya terbanyak dibandingkan sekolah bahasa lain, dan cukup terkenal di Taiwan. Banyak siswa asal Indonesia tertarik belajar di Shida, mungkin karena lokasi yang strategis berada di pusat kota, atau karena alasan lain?

2. Language Training Center of National Chengchi University (Zhengzhi Daxue/Zhengda)

Sekolah bahasa ini sangat jarang siswa Indonesia-nya, mungkin karena letaknya yang jauh dari pusat kota, dan lokasi kuliah yang berada di atas bukit sehingga memungkinkan untuk ‘mendaki’ bukit setiap hari jika pergi kuliah. Hehehe..tapi hikmahnya bisa bugar dan terhitung olahraga otomatis karena hampir jalan terus tiap hari.Saya pernah belajar di kampus itu selama setahun, jadi terasa gimana ‘lelahnya’ hihihi..

3. Mandarin Learning Center of Chinese Culture University (Zhongguo Wenhua Daxue)

Di sini siswa Indonesia juga banyak, tapi dari keseluruhan jumlah siswa asing, Shida tetap terbanyak. Uang SPP di pusat bahasa ini lebih murah sedikit dari kedua sekolah di atas. Lokasi kampus berdekatan dengan Shida, cukup strategis juga.

4.Tamkang University Chinese Language Program (Danjiang Daxue)

Lokasi kampus bahasa terletak di belakang kampus Shida. Selain Shida dan Wenhua Daxue, kampus ini pun cukup diminati siswa asal Indonesia.

5. The Language Center of Fujen Catholic University

Lokasinya jauh dari pusat kota Taibei, yaitu di Xinzhuang.

6. International Chinese Language Program of National Taiwan University (Taida)

Mengenai sekolah bahasa di NTU, saya hanya bisa kasih info bahwa biaya kursus di situ menggunakan dolar US per term sekitar USD 3700. Mengapa mahal? Tentunya sistem pengajaran mandarinnya juga berbeda dari lainnya, siswa per kelas maximal 4 orang, dan biasanya yang masuk sini kebanyakan dari AS. Tuntutan pengajar ke siswa juga lebih ketat, sehingga siswa pun harus memiliki motivasi tinggi untuk menguasai Mandarin dengan fasih. Selain belajar bahasa, juga didekatkan pada pengenalan budaya ataupun karya sastra Cina tentunya dengan perantara mandarin. So, selain mahir bahasa, nilai plusnya anda mungkin akan hafal dan lebih menguasai beberapa puisi2 Cina klasik ataupun idiom-idiom bahasa Cina.

Bahasa-ku

Ditulis 3 Februari 2007 oleh jeterna
Kategori: ceritaku

Salam
Sudah lama tak isi blog di sini lagi. Sekedar intro setelah lama menghilang karena kesibukan lain saya ingin mengatakan bahwa di Taiwan saat ini sedang musim dingin. Kegiatan baru saya saat ini adalah belajar bahasa Arab. Seminggu dua kali di mesjid besar Taipei. Yang mengajar seorang imam keturunan Thailand tapi mengajar dengan perantara Mandarin. Bahasa ibu saya adalah bahasa Indonesia, untuk mempelajari bahasa asing dengan perantara bahasa asing lainnya otak saya mesti dibagi tiga bagian, yaitu bahasa ibu, bahasa perantara, dan bahasa yang dipelajari/bahasa tujuan.
Sebelum bahasa Arab, saya rutin setiap minggu dengan dua teman sekolah belajar bahasa Itali. Gurunya adalah teman sekelas saya sendiri yang asli berasal dari P.Sisilia Italia dan tentunya dengan perantara Mandarin pula. ‘Io sono Indonesiana’.
Bicara bahasa asing, saya ingat ketika kuliah dulu juga pernah ambil mata kuliah pilihan bahasa Korea satu semester dan bahasa Jepang selama dua semester. Kalau bahasa Inggris? Pas SD saya mulai ikut-ikutan les bahasa Inggris di dekat rumah, sehingga pas SMP alhamdulillah nilai bahasa Inggris saya tidak buruk karena les itu tadi. Namun, menjelang masuk sastra Cina, bahasa inggris saya perlahan-lahan tersingkirkan dan tersesakan dengan kumpulan kosa kata mandarin. Whatever deh..Alhamdulillah sekarang bahasa Inggris saya mulai bangkit perlahan karena sering bergaul dengan teman yang tidak fasih berbahasa Mandarin sehingga mengharuskan komunikasi dengan bahasa Inggris. Di kampus dan lingkungan asrama tetap memakai bahasa Mandarin, dan kadang jika berkumpul atau chat dengan saudara setanah air saya masih menggunakan bahasa ibu saya. Bahasa Indonesia. Everyday live in three language environments. Mandarin, English, Indonesian. Huah!! pusing? no! it’s interesting!!! 🙂 But, jika ada yang tanya mana yang lebih fasih di antara itu, saya saat ini bisa menjawab of course Indonesian and Chinese hehehehehe..teteup. (masih ada satu bahasa lagi yang saya bisa mengerti secara pasif dan mungkin bisa aktif dikit2, yaitu boso jowo ngoko hohohoho).

Belajar bahasa lain? why not? just try and you will get the new sense of that language. 😉

Wassalam